Akalku dirampas sunyi, dan, dalam lamun kubersyukur:

Aku merdeka.

Tidak lagi memegang satu antara dua uang.

Hingga akalku dirampas sepi, tentang galau sejuta janji.

Berburulah hati dalam setiap makna-makna. Ke selat-selat berombak datar, ke muara-muara tanpa sayap, pasrah di belantara duka.

_____________Kutemukan sunyi,

_____________telah dirampas akalku.